Namun bapaknya Galih mencoba menawarkan kepada kepala sekolah supaya Galih didaftarkan ikut lomba sepeda hias, dan itu disambut baik oleh Pak Susilo, kepala SDN 8 Sekayu tempat Galih sekolah.
Keesokan harinya, bapaknya mulai mencari ide bentuk sepeda hias untuk ikut lomba karnaval itu, walaupun sebenarnya sekolah belum mendaftarkan dirinya.
Selang satu hari kemudian sekolah mendaftarkan pesertanya, dan yang menggembirakan, ternyata kepala sekolah mendaftarkan untuk delapan peserta dari SDN 8 Sekayu... dan dapatlah delapan nomor peserta lomba sepeda hias.
Ada sebuah insiden kecil yang terjadi ketika pembagian nomor peserta oleh Pak Samsuar, guru olahraga yang dipercayakan ngurus masalah ini. Kejadian itu membuat Galih sempat nangis kecewa. Jadi ceritanya - menurut penuturan Galih - pas pembagian nomor peserta oleh Pak Samsuar hari itu dia nggak kebagian, nah loh.... kok bisa... kok aneh... padahal sepeda hias sudah mulai dibuat dan mulai jadi... Dan padahal awalnya juga Galih - melalui bapaknya - yang usul agar dia seorang saja di daftarkan ikut sepeda hias kalo memang sekolah tidak berminat mengikutkan siswanya, kok malah dia yang nggak dapet nomor??? hahaha....Dan Galih nangis kecewa karena hal tersebut, hiks.... Dan untungnya.... ada seorang siswa yang mengundurkan diri tidak jadi ikut, dan Galih mendapatkan nomor-nya, hehehe.... nomor 017!
Kekecewaan terhapus karena nomor peserta sudah dalam genggaman tangan, hehehe....
Sekarang, tinggal menyelesaikan sepeda hiasnya dan persiapan hari-H-nya... jeng... jeng....
Pelaksanaan kaernaval tiba!!!
Dengan semangat membara Galih berangkat mengayuh sepeda hiasnya yang sudah siap berlomba.
Agaknya penampilan sepeda hiasnya tidak mengecewakan.
Karena pada saat Tim Juri melakukan penilaian, ada rona bahagia terpancar dari matanya ketika melihat sepeda hias Galih!
Pun pada saat "on the way" dari garis start menuju finish yang berjarak tidak kurang dari 2 kilometer banyak mata penonton tertuju ke sepedanya, hmmm pertanda baik kayaknya....:)
Peluh yang bercucuran pada saat mengikuti karnaval terbayar lunas beberapa hari sesudahnya...
Saat pengumuman pemenang, sepeda hias Galih meraih juara satu!!!
Horeee.... Galih berteriak... walau hanya dalam hati... hehehe.... itu terpancar dari rona bahagia di wajahnya....



Tidak ada komentar:
Posting Komentar