Kamis, 20 Oktober 2016

Ajeng bobo siang

Seperti hari-hari biasanya Ajeng kalau jam segini pasti bobok siang, mungkin karena kecapekan atau gimana, maksudnya kecapean main jadinya ngantuk terus bobo.
Nah, tapi kalau jam segini udah bobok, pasti nanti malam tidurnya larut, kadang-kadang ibunya sampai capek dan kesel nungguin dia yang nggak mau tidur-tidur.
Kalau udah gitu biasanya terus dibiarin aja paling dia nonton di YouTube video-video kesukaannya, biasanya sih video-video anak cewek yang lagi mainan boneka :-)
Trus, kalo udah nonton nggak bisa diganggu dianya, pokoknya pekerjaan orang lain yang harus menggunakan laptop terpaksa dipending dulu, nunggu sampai dia capek dan ngantuk dan minta dibikinin susu terus ngedot tapi masih juga netek sama ibunya.
Yah... itulah Ajeng:-)

Mas Radit mendapat juara satu juga

Tidak mau kalah dengan mas Galih Mas Radit pun ternyata bisa juga mendapat juara satu.
Tetapi Radit mendapat juara satu lomba mewarnai.
Ceritanya pada waktu TK Mas Radit mengadakan kunjungan ke perpustakaan daerah  kabupaten  Musi Banyuasin, pada saat itu juga sekalian diadakan berbagai lomba, satu diantaranya adalah lomba mewarnai.
Nah, Mas Radit ikut lomba mewarnai dan ternyata hasil mewarnai gambar Mas Radit mendapat juara satu.
Hehehe... nggak nyangka juga ya ternyata Mas Radit bisa juga mendapat juara satu.
Hahaha Mas Radit ternyata tidak mau kalah dengan Mas Galih, yang sudah berhasil menjadi juara satu pas lomba karnaval sepeda hias.
Okelah kalau begitu selamat buat Mas Radit dan juga mas Galih.
Terus Dedek Ajeng-nya kapan ya mendapat juara satu juga?
Hahaha... kalo gitu kita tunggu aja... maksudnya tunggu Dede Ajeng sudah besar gitu lho...:-)

Selasa, 18 Oktober 2016

Horeee... Mas Galih dapat juara satu lomba sepeda hias...!

Awalnya sih Galih nggak sengaja ikut kegiatan karnaval kendaraan (sepeda) hias, karena dari sekolahnya pada awalnya seperti tidak berminat mengikutkan siswanya ikut kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Musi Banyuasin Ke 60 tahun 2016 ini.
Namun  bapaknya Galih mencoba menawarkan kepada kepala sekolah supaya Galih didaftarkan ikut lomba sepeda hias, dan itu disambut baik oleh Pak Susilo, kepala SDN 8 Sekayu tempat Galih sekolah.
Keesokan harinya, bapaknya mulai mencari ide bentuk sepeda hias untuk ikut lomba karnaval itu, walaupun sebenarnya sekolah belum mendaftarkan dirinya.
Selang satu hari kemudian sekolah mendaftarkan pesertanya, dan yang menggembirakan, ternyata kepala sekolah mendaftarkan untuk delapan peserta dari SDN 8 Sekayu... dan dapatlah delapan nomor peserta lomba sepeda hias.
Ada sebuah insiden kecil yang terjadi ketika pembagian nomor peserta oleh Pak Samsuar, guru olahraga yang dipercayakan ngurus masalah ini. Kejadian itu membuat Galih sempat nangis kecewa. Jadi ceritanya - menurut penuturan Galih - pas pembagian nomor peserta oleh Pak Samsuar hari itu dia nggak kebagian, nah loh.... kok bisa... kok aneh... padahal sepeda hias sudah mulai dibuat dan mulai jadi... Dan padahal awalnya juga Galih - melalui bapaknya - yang usul agar dia seorang saja di daftarkan ikut sepeda hias kalo memang sekolah tidak berminat mengikutkan siswanya, kok malah dia yang nggak dapet nomor??? hahaha....
Dan Galih nangis kecewa karena hal tersebut, hiks.... Dan untungnya.... ada seorang siswa yang mengundurkan diri tidak jadi ikut, dan Galih mendapatkan nomor-nya, hehehe.... nomor 017!
Kekecewaan terhapus karena nomor peserta sudah dalam genggaman tangan, hehehe....
Sekarang, tinggal menyelesaikan sepeda hiasnya dan persiapan hari-H-nya... jeng... jeng....
Pelaksanaan kaernaval tiba!!!
Dengan semangat membara Galih berangkat mengayuh sepeda hiasnya yang sudah siap berlomba.
Agaknya penampilan sepeda hiasnya  tidak mengecewakan.
Karena pada saat Tim Juri melakukan penilaian, ada rona bahagia terpancar dari matanya ketika melihat sepeda hias Galih!
Pun pada saat "on the way" dari garis start menuju finish yang berjarak tidak kurang dari 2 kilometer banyak mata penonton tertuju ke sepedanya, hmmm pertanda baik kayaknya....:)
Peluh yang bercucuran pada saat mengikuti karnaval terbayar lunas beberapa hari sesudahnya...
Saat pengumuman pemenang, sepeda hias Galih meraih juara satu!!!
Horeee.... Galih berteriak... walau hanya dalam hati... hehehe.... itu terpancar dari rona bahagia di wajahnya....


Drawing by Radit

Radit nggambar, dan nggambar terus...:-)

Ajeng

Ajeng anak dan adik kesayangan kami :-)